Jenis, dan cara kerja reklame sebagai media promosi

Kamis, 12 Juli 2012

Reklame sebagai media promosi periklanan terhadap produk dan jasa, serta perusahaan agar dapat dikenal lebih luas dan mencetak penjualan yang dinginkan, sudah tentu agar dapat melakukan promosi secara efektif perlu mengetahui jenis promosi dan reklame apa yang sesuai dengan bisnis yang dijalankan.

pengertian reklame
Agar dalam pelaksanaannya lebih mendapatkan hasil maka dibutuhkan riset dan pengamatan agar target pasar dan penjualan dapat di capai dengan baik. Maka pengetahuan akan periklanan dan jenis reklame dengan cara kerjanya sebagai media promosi dapat kita ketahui sebagai berikut :

1. Fungsi Reklame
  • Mempekenalkan suatu produk pada khalayak atau masyarakat.
  • Agar pembeli lebih tertarik untuk menggunakan produk yang ditawarkan
  • Agar perusahaan produk tersebut banyak keuntungan.
2. Tujuan Reklame

a. Reklame Komersial
Bertujuan memperkenalkan atau menawarkan barang atau jasa kepada masyarakat.
b. Reklame Sosial
Bertujuan untuk memberitahukan atau himbauan kepada masyarakat agar berbuat sesuatu.

3.  Jenis Reklame

a. Reklame Audio
Reklame yang disampaikan lewat suara yang diterima dengan indra pendengaran..
b. Reklame Visual
Reklame yang disampaiakan lewat tulisan dan gambar, baik gambar diam ataupun gambar yang bergerak, yang dapat diterima dengan indra penglihatan.
c. Reklame Audio Visual
Reklame yang disampaikan lewat tulisan, gambar dan suara. Yang dapat diterima dengan indra pendengaran dan penglihatan.

4.   Penyampaian Reklame

a. Melalui Audio
Dalam bentuk reklame tradisional. Tetapi sekarang sudah ada reklame Audio yang modern seperti reklame melalui siaran radio. Melalui siaran radio, pesan atau penawaran dilakukan dengan cara diucapkan atau dibacakan dengan dialog.

b. Melalui Visual
Poster
Merupakan bentuk reklame berupa gambar dan tulisan pada selembar kertas dan ditempel ditempat-tempat umum
Iklan
Jenis reklame yang bentuknya singkat dan dimuat di media cetak seperti koran, tabloid atau majalah.
Plakat
Bentuknya secara visual hampir sama dengan poster, hanya ukurannya saja yang lebih kecil dan biasanya ditempel di tembok atau di pohon-pohon di tepi jalan. Penyajiannya lebih sederhana dibandingkan dengan poster.
Spanduk
Berbentuk selembar kain yang direntangkan melintang di atas jalan raya atau di tepi jalan.  Tulisan pada spanduk lebih sederhana dan mudah dibaca serta dipahami para pemakai jalan atau pengendara kendaraan dapat membacanya tanpa harus  berhenti.
Selebaran
Bentuknya kecil seperti plakat tetapi sudah dilengkapi dengan gambar.  Ciri khas bentuk reklame ini adalah cara menyampaikannya yaitu dengan cara diberikan secara langsung dari tangan ke tangan kepada calon konsumen.  Adapula yang dilakukan dengan cara disebar begitu saja dari mobil sambil berjalan atau dari atas pesawat yang sedang terbang.
Baliho
Bersifat sementara dan ukurannya besar dan diletakkan di tepi jalan-jalan yang strategis.  Dibuat secara semi permanen dengan bambu, kayu, atau pipa besi sebagai penyangganya.  Namun sekarang sudah dijumpai bentuk baliho yang menggunakan media kain atau kertas yang berukuran sangat besar dan ditempelkan pada tempat khusus.
Billboard
Hampir sama dengan baliho karena  berukuran besar, tetapi jenis reklame ini sifatnya lebih permanen karena dipasang dalam waktu yang cukup lama dan ditempatkan diatap atau diatas pertokoan
Buklet
Berbentuk seperti buku karena tulisan dan gambarnya terdiri dari beberapa halaman yang dijilid atau dilipat-lipat.  Informasi yang ingin disampaikan lebih lengkap.
Embalase
Bentuk reklame yang dibuat langsung pada permukaan kemasan barang atau produk.
Mobile
Reklame berbentuk media tiga dimensi yang dapat bergerak.  Baik bergerak sendiri karena tertiup angin (digantung) atau dengan mesin motor penggerak bertenaga batery/ listrik.  Ada juga jenis reklame ini yang menggunakan media balon gas.
Etalase
Reklame tiga dimensi yang terdapat pada ruang kaca di depan-depan toko.  Memamerkan barang yang dijual dengan penataan  yang menarik.  Biasanya menggunakan patung-patung manusia (manequin) untuk memamerkan pakaian yang dijual.
Melalui Audio-Visual   
Iklan yang ditayangkan di televisi, slide atau video klip. Penyampaian reklame dengan media ini dianggap paling berhasil karena menarik dan lebih mudah dipahami orang.