Souvenir media reklame lebih personal

Sabtu, 14 Juli 2012

Seringkali kita menerima souvenir dari promosi yang dilakukan oleh sebuah perusahaan, atau produk komoditi tertentu baik di Bank, toko, swalayan, mall, atau lainnya. Terkadang souvenir tersebut seringkali kita berikan kembali kepada orang lain, atau kita letakan dan hilang begitu saja.

Pendekatan promosi dengan sebuah reklame yang berupa media souvenir seharusnya terarah dan lebih personal sifatnya, yang mana target akan menyukainya, menggunakannya sendiri, atau menyimpannya sebagai cinderamata. Namun apa yang terjadi dengan kejadian diatas?

souvenir promosi
Mungkin saja produk yang dijadikan souvenir kurang bermutu, tidak terlalu penting dan sering untuk digunakan, tidak menarik, dan tidak tepat sasaran kepada pengguna yang mungkin tidak memiliki loyalitas kepada perusahaan atau produk yang dipromosikan.

Produk yang umumnya sering dijadikan souvenir seperti : pulpen, agenda, tas, payung, mug, jam dinding, arloji, boneka tertentu, korek api, asbak, t-shirt, dan lain sebagainya. Umumnya tergantung pada produk yang di promosikan, dan pelanggan yang ditargetkan, sehingga tidak jarang promosi dengan media ini menyediakan lebih dari satu produk pilihan souvenir. Sehingga lebih sesuai dengan konten promosi dan tepat pada sasaran promosi.

Sebagai contoh : saat kita memberikan souvenir promosi berupa pulpen yang memiliki qualitas baik, dengan desain yang tepat kepada seorang supervisor atau manager yang pada pekerjaannya sering menggunakan souvenir promosi yang kita berikan, maka promosi tersebut sangat tepat sasaran. Apalagi yang menerima menyukai dan mau menggunakan dalam jangka waktu yang lama.

Atau saat kita berpromosi untuk kalangan menengah keatas, menggunakan media reklame berupa jam dinding dengan qualitas yang bagus, dan desain yang elegan sesuai dengan tema promosi, serta tampak indah dan nyaman untuk di pasang di ruang tamu rumah, kantor, atau lainnya. Saat penerima souvenir bersedia untuk menggunakannya maka program promosi dengan souvenir tersebut akan dianggap berhasil.

Berpromosi dengan media souvenir bukanlah jenis promosi yang berbiaya murah, mengingat pentingnya promosi yang dilakukan berhasil dan tepat sasaran, serta akan dapat bertahan dalam jangka waktu yang cukup panjang, hingga menimbulkan rasa loyal, fanatisme, atau kebanggaan tersendiri terhadap perusahaan atau produk yang digunakan menjadi kunci sukses berpromosi dengan media reklame souvenir ini.

Jika sebuah bisnis perusahaan atau produk berkeinginan membuat program promosi dengan menggunakan media reklame berupa souvenir, maka buatlah riset terlebih dahulu atau tanyakan kepada konsutan promosi agar program penunjang penjualan ini dapat berhasil dan berfungsi dengan baik.